Enter your keyword

Tuesday, 1 August 2017

Pelajari Cara Beli Tanah dengan Kredit Bank Dengan Benar

Cara beli tanah dengan kredit bank akan membantu kita dalam hal pembayaran sehingga tidak memberatkan dalam satu kali pembayaran. Tanah merupakan aset yang berharga yang memiliki nilai jual cukup tinggi. Bahkan, harga tanah terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, tergantung dengan keadaan masing-masing wilayah.
Bagaimana Cara Beli Tanah dengan Kredit Bank?
Jual beli tanah selalu diidentikan dengan biaya yang tinggi sehingga untuk membelinya kita harus mengumpulkan modal terlebih dahulu. Hal ini tentunya memakan banyak waktu dan bahkan bisa tidak terkumpul. Sebenarnya ada cara lain yang bisa dilakukan untuk lebih memudahkan kita, yakni dengan penggunaan Kredit Pemilikan Tanah (KPT). Layanan ini sudah diberlakukan oleh banyak bank jadi kita bisa memanfaatkannya. Syarat yang harus terpenuhi hampir sama dengan KPA (Kredit Pemilikan Apartemen) ataupun KRP (Kredit Pemilikan Rumah). Hanya saja, objek untuk kredit ini adalah tanah atau kavling.
Untuk kredit tanah pun ada beberapa pilihannya tersendiri, yaitu kredit tanah subsidi, tanah kredit tanah non subsidi, dan kredit pemilikan tanah bank syariah. Syarat-syarat antara jenis kredit tanah pun hampir sama, meskipun ada beberapa perbedaannya jadi Anda harus memperhatikan setiap syarat yang harus dipenuhi.
Apabila Anda masih ragu dengan pengajuan kredit ini maka bisa mempertimbangkan beberapa dampak positif di bawah ini, yaitu:
1.      Semua dokumen pasti aman karena dikelola oleh bank hingga kredit terbayarkan lunas.
2.  Legalitas dokumen lengkap dan dijamin karena bank sangat teliti dalam mengecek semua keabsahan dokumen.
3.      Biasanya, pemohon kredit dilindungi oleh asuransi jiwa.
4.      Bisa mendapatkan rumah dengan lebih hemat di kemudian hari.
Seperti yang kita tahu bahwa harga tanah selalu naik setiap tahunnya jadi harga tanah di tempat yang sama akan mengalami perubahan untuk beberapa tahun ke depan. Apabila sebidang tanah memiliki harga Rp 1juta/meter maka beberapa tahun ke depan harganya sudah akan lebih dari itu. Jadi, semakin lama kita akan membeli tanah maka semakin banyak dana yang harus dipersiapkan. Namun, kita tidak boleh terburu-buru dalam membeli tanah karena ada beberapa hal yang harus diperhatikan terlebih dahulu, seperti surat-surat tanahnya, apakah lengkap, apakah resmi dan bebas dari sengketa.
Tanah yang sedang dalam sengketa berarti sedang dalam masalah jadi bank tidak akan mau tanggungjawab atas tanah yang sengketa. Hal ini dikarenakan bank hanya memiliki hak dan kewajiban untuk mencairkan kredit agar memudahkan nasabahnya dalam memiliki tanah tersebut. Sebenarnya, tanah yang dibeli melalui KPT besar kemungkinan bukanlah tanah sengketa karena sebelumnya, bank akan meneliti lebih lanjut mengenai surat-surat tanah jadi akan ketahuan jika tanah tersebut sengketa atau bukan. Hanya saja, Anda harus tetap mempehatikan agar nantinya tanah tersebut tidak menimbulkan masalah pada pemiliknya.
Sebelum mengajukan kredit ini, maka ada beberapa hal yang harus dipersiapkan terlebih dahulu, seperti berbagai dokumen yang berkaitan dengan tanah. Berikut ini adalah hal-hal yang harus dipersiapkan dalam cara beli tanah dengan kredit Bank:
1.      Biaya yang timbul
Anda harus menyiapkan uang muka terlebih dahulu, paling tidak 30 persen dari harga tanah. Selain itu, masih ada biaya lain yang juga harus dibayarkan, seperti pajak transaksi jual beli, bea provisi kredit, biaya notaris dan BPHTB. Biasanya, biaya lain yang harus dibayar sebesar 5 persen dari nilai tanah. Bahkan, Anda juga harus mempertimbangkan biaya yang akan muncul dari kepemilikan tanah seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) setiap tahunnya. Inilah syarat kredit tanah.
2.      Siapkan dana cadangan
Memiliki dana cadangan sangat penting untuk diperhatikan karena tidak ada yang menjamin jika suatu ketika appraisal bank akan menilai tanah itu lebih rendah daripada yang dipikirkan. Tidak semua bank bersedia untuk memberikan kredit tanah tanpa bangunan di atasnya dan ada juga yang memberikan kredit dengan plafon lebih rendah dari harga tanah rata-rata di wilayah tersebut. Sebenarnya, kredit pemilikan tanah dari bank juga bukan satu-satunya solusi yang bisa dilakukan, masih ada KTA yang dapat membantu, hanya saja bunga lebih besar dan Anda harus benar-benar memperhitungkannya.
3.      Hutang lain
Sebelum mengajukan kredit, maka Anda harus memastikan bahwa tidak ada hutang lain yang sedang ditanggung karena hal ini akan memberatkan. Pada umumnya, hutang yang masih bisa dijangkau sebesar 30 persen dari penghasilan. Karena hidup ini tidak hanya membayar hutang, tapi kita juga memiliki kebutuhan lain yang harus dibayarkan. Jadi, jika Anda masih memiliki hutang, baik itu dengan bank atau perorangan maka lebih baik menyelesaikan hutang itu terlebih dahulu baru kemudian mengambil kredit.

Setelah ini maka Anda bisa langsung mencari bank yang tepat untuk mengajukan Kredit Pemilikan Tanah. Setiap bank memiliki syarat dan ketentuan yang berbeda jadi Anda harus mempertimbangkan hal tersebut hingga menemukan layanan yang paling baik untuk cara beli tanah dengan kredit Bank yang benar.

No comments:

Post a Comment

About Us

TIPS BELI TANAH

Kami adalah Situs khusus Jual Beli Tanah dan Rumah khususnya daerah Yogyakarta. Siap melayani Transaksi Jual Beli Tanah Maupun Rumah untuk kebutuhan Investasi maupun Tempat tinggal Anda.


: [email protected]




Popular

Formulir Kontak