Enter your keyword

Tuesday, 1 August 2017

Benarkah Biaya Sertifikat Tanah 2017 Nantinya Akan Gratis?

Biaya sertifikat tanah 2017 disebut-sebut akan memiliki perbedaan dengan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini berkaitan dengan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang dikemukakan oleh Kementerian Agraria Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan berikut ini.
Biaya Sertifikat Tanah 2017 Gratis dari Program PTSL
Sertifikat tanah memang menjadi sebuah dokumen yang sangat penting, karena sertifikat tanah tersebut memang menjadi satu tanda bukti bahwa tanah dimiliki oleh seseorang secara sah. Namun. Beberapa untuk mengurus sertifikat tanah tentunya dibutuhkan banyak biaya, miaslnya biaya sertifikat tanah dari AJB, dan sebagainya. Hal inilah yang menyebabkan banyak orang malas untuk mulai mengurus sertifikat tanahnya, terutama tanah yang bentuknya masih berupa girik atau tanah yang belum terdaftar di BPN.
Namun, tahun 2017 akan menjadi tahun yang berbeda dalam hal sertifikasi tanah. Hal ini dikarenakan ada sebuah program baru dari Kementerian Agraria Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional yang menyatakan bahwa biaya sertifikat tanah 2017 tidak akan ada lagi, alias gratis. Hal ini berkaitan dengan program baru yang bernama PTSL atau Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap. Tujuan dari program PTSL ini adalah untuk menumbuhkan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi sehingga kesejahteraan masyarakat bisa meningkat.
Objek dari program PTSL adalah seluruh bidang tanah di Indonesia yang statusnya belum terdaftar. Biasanya tanah yang dimaksud adalah tanah girik atau tanah petok D. Program ini tentunya menjadi informasi yang akan diterima dengan baik oleh masyarakat, apalagi yang berkaitan dengan pengurusan sertifikat tanah girik. Masyarakat akan lebih terbantu dengan adanya program baru ini.
Syarat-syarat Pengurusan Sertifikat Tanah Gratis dengan Program PTSL
Walau pengurusan tanah saat ini bisa gratis tanpa dipungut biaya, bukan berarti pemohon bisa bersantai-santai di rumah dan hanya menunggu prosesnya selesai. Setiap program tentu saja membutuhkan persyaratan. Termasuk program PTSL ini, yang tidak bisa dilakukan begitu saja tanpa persayaratan yang tertulis. Oleh karena itu, berikut ini adalah beberapa persyaratan pengurusan sertifikat tanah gratis dengan program PTSL yang harus dipenuhi oleh pemohon.
1.      Akta PPAT
2.      Bukti girik atau bukti segel yang dibuat sebelum 1960
3.      Bukti pembayaran SPPT PBB tahun berjalan
4.      Bukti pembayaran BPHTB
5.      Bukti pembayaran PPh
6.      Mengisi formulir permohonan
7.      Salinan identitas pemohon berupa KTP dan KK
8.      Surat kuasa bermaterai apabila proses diurus oleh pihak ketiga
9.      Surat pernyataan atau surat keterangan dari kelurahan yang menyatakan bahwa tanah tidak dalam sengketa. Surat ini ditandatangani juga oleh para saksi, dan perlu dilampirkan juga salinan KTP para saksi.
10.  Surat pernyataan tentang tanah girik atau tanah milik adat yang ditandatangani di atas materai dengan dua orang saksi yaitu RT dan RW setempat.
Adapun proses pengurusan sertifikat tanah gratis 2017 tidak jauh berbeda dengan proses pengurusan tanah girik pada umumnya. Yang menjadi perbedaan hanya pada pemangkasan biaya pendaftaran dan biaya ukur yang biasanya wajib dibayarkan oleh pemohon. Adapun tahapan dalam mengurus sertifikat tanah tahun 2017 adalah sebagai berikut.
1.      Mengurus dokumen yang dipersyaratkan
Setelah membaca persyaratan di atas, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengurus berkas-berkas yang menjadi persyaratan. Pemohon harus melengkapi setiap persyaratan sebelum menuju kantor BPN.
2.      Mendaftar untuk tinjauan lokasi dan pengukuran
Proses selanjutnya adalah mendaftarkan diri ke BPN untuk mendapatkan surat ukur atau surat tinjauan lokasi. dalam hal ini, pendaftaran tidak dipungut biaya, tidak seperti pengurusan sertifikat tanah lain atau sertifikat tanah sebelum 2017, yang biasanya harus membayar sebesar Rp 50.000.
3.      Pengukuran dan tinjauan lokasi oleh BPN
Setelah mendapatkan surat ukur, proses selanjutnya adalah melakukan pengukuran dan peninjauan lokasi yang dilakukan oleh BPN.
4.      Penerbitan gambar situasi baru
Setelah pengukuran, BPN akan mengeluarkan gambar baru yang kemudian perlu disahkan terlebih dahulu.
5.      Pembayaran BPHTB
Walau proses pendaftaran dan pengukuran gratis, namun pemohon tetap wajib melunasi biaya BPHTB yang disyaratkan oleh negara, karena hal tersebut adalah pajak yang wajib dibayar. Jumlah total BPHTB yang harus dibayarkan dihitung dengan rumus 5% dari (NPOP – NPOPTKP).
6.      Proses pertimbangan panitia A
Proses ini membutuhkan beberapa waktu, biasanya 1 bulan.
7.      Penerbitan SK Pemilikan Tanah
8.      Sertifikat tanah terbit
Langkah terakhir adalah sertifikat tanah terbit.
Demikianlah beberapa penjelasan mengenai biaya sertifikat tanah 2017 gratis yang diusung oleh program PTSL. Ingat selalu untuk membaca setiap berita atau pengumuman yangdisampaikan kepada masyarakat dari pemerintah, dan ingat selalu untuk melengkapi seluruh persyaratan yang ada agar prosedur pembuatan sertifikat bisa dilakukan dengan baik dan mudah. Semoga artikel ini bermanfaat bagi banyak orang.

No comments:

Post a Comment

About Us

TIPS BELI TANAH

Kami adalah Situs khusus Jual Beli Tanah dan Rumah khususnya daerah Yogyakarta. Siap melayani Transaksi Jual Beli Tanah Maupun Rumah untuk kebutuhan Investasi maupun Tempat tinggal Anda.


: [email protected]




Popular

Formulir Kontak