Enter your keyword

Sunday, 30 July 2017

Karakteristik Dijual Tanah Jogja untuk Keperluan Investasi

Dijual tanah Jogja kebanyakan dilakukan untuk keperluan investasi. Investasi tanah di Jogja memang merupakan sebuah kegiatan yang memiliki potensi menjanjikan di masa depan, karena semakin hari, nilai tanah bisa menjadi lebih tinggi.
Dijual Tanah Jogja dan Karakteristik Investasinya
Jogja dan sekitarnya merupakan sebuah lokasi yang sangat strategis untuk mengembangkan bisnis dan investasi. Hal ini dikarenakan Jogja merupakan sebuah kota besar dengan banyak fasilitas dan objek pariwisata yang setiap tahun ramai dikunjungi pendatang maupun wisatawan. Tentu saja Jogja semakin hari akan terus berkembang seiring berjalannya waktu.
Salah satu ladang investasi terbaik di Jogja adalah properti. Baik itu berupa rumah, bangunan komersial, ataupun tanah murah Jogja, semuanya akan memberikan hasil investasi jangka panjang yang menguntungkan. Banyak pihak yang sudah mulai melirik Jogja sebagai lokasi untuk berinvestasi properti, dengan membeli bangunan dan tanah yang dijual. Hal ini berkaitan dengan harga tanah Jogja yang semakin mahal. Sebelum harganya menjadi semakin mahal lagi, tentu banyak orang yang tidak ingin ketinggalan.
Namun, sebelum benar-benar memutuskan mengenai investasi tanah dijual di Jogja, ada baiknya mengetahui beberapa karakteristik investasi tanah di Jogja berikut ini sebagai gambaran umum:
1.      Sifat fleksibel
Banyak orang yang menyukai investasi tanah adalah karena sifatnya yang fleksibel. Para pemilik tanah di Jogja tentu akan memiliki banyak keuntungan karena kefleksibelan lahan yang dimilikinya. Bahkan karena sifat tersebut, tanah yang belum ingin dijual pun bisa memberikan pemasukan pasif. Misalnya jika pemilik tanah menyewakan lahan tersebut untuk keperluan parkir, atau menyewakannya untuk warung-warung makanan. Kondisi Jogja yang selalu didatangi wisatawan tentu akan memberikan manfaat tersendiri. Selain itu, tanah kosong juga bisa digarap sebagai sawah atau kebun buah dan bunga yang bisa dijual.
2.      Kenaikan harganya lebih tinggi dari inflasi
Banyak dijual tanah Jogja yang investasinya menguntungkan banyak pihak. Terutama tanah yang dijadikan simpanan jangka panjang. Kebanyakan kenaikan harga tanah, khususnya di kota besar seperti Jogja, lebih tinggi daripada nilai inflasi yang ada. Jika harga tanah bisa naik hingga 25 persen setiap tahunnya, maka harga tanah di kota besar seperti Jogja bisa berkembang hingga 30 sampai 40 persen per tahun. Tentu saja hal ini akan sangat menguntungkan di masa yang akan datang.
3.      Perhatikan produktivitas tanah
Pemilik tanah seharusnya tidak hanya bingung mencari cara cepat jual tanah saja, melainkan juga mencari cara untuk meningkatkan produktivitas tanah. Produktivitas tanah ini penting karena tanah yang tidak diolah, harga perawatannya akan membebani pemilik tanah. Belum lagi jika ada pajak yang harus dibayarkan setiap tahun. Lain halnya jika tanah diolah dengan baik, misalnya dengan dijadikan sawah, kebun, atau lahan parkir, maka hasil pendapatan tersebut bisa membantu menutup biaya operasional perawatan dan pembayaran pajak. Walau hasilnya tidak banyak, namun memanfaatkan tanah yang kosong pasti akan memberikan kemudahan finansial sehari-hari.
4.      Keterbatasan biaya adalah hambatan utama
Salah satu kelemahan dari investasi tanah adalah keterbatasan modal dan biaya. Tentu saja untuk memiliki sebuah properti seperti tanah dibutuhkan modal awal yang tidak sedikit. Apalagi jika lokasi tanah yang diinginkan berada di lokasi mahal seperti Jogja. Tentu potensi yang dihasilkan berbanding lurus dengan modal awal yang harus dikeluarkan. Biasanya pembeli yang tidak memiliki uang cukup akan membeli tanah di daerah lain yang lebih murah, dengan harapan daerah itu nanti akan berkembang dengan pesat. Dengan demikian, tanah di daerah tersebut bisa dijual dan hasil penjualan dipergunakan untuk membeli tanah baru di daerah yang lebih besar.
5.      Tanah memberi pengembalian modal yang besar
Jika dibandingkan dengan investasi emas, investasi tanah memiliki potensi pengembalian modal yang jauh lebih besar. Apalagi jika lahan tersebut diolah secara maksimal. Pasti keuntungannya lebih menjanjikan. Apalagi jika daerah tersebut pasti akan berkembang di masa depan. Namun tentu saja dibutuhkan riset terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membeli tanah. Jangan sampai ada penyesalan di kemudian hari.
6.      Proses pencairan tidak mudah
Karakteristik investasi tanah selanjutnya adalah proses pencairannya yang tidak mudah. Seperti yang diketahui, tanah merupakan sebuah properti yang keuntungannya besar. Namun keuntungan yang besar tersebut akan bisa dilihat dalam jangka waktu yang lama. Bisa lebih dari 3 tahun. Keadaan ini tentu saja akan menguntungkan karena harta akan dipatenkan dalam bentukan properti yang sulit dicairkan, sehingga pemilik tidak akan mudah menghabiskan uangnya. Beda halnya dengan berinvestasi dalam bentuk emas atau tabungan di bank yang lebih mudah dicairkan. Potensi menghabiskan uang akan lebih besar.

Itulah beberapa karakteristik investasi dijual tanah Jogja. Semoga bisa memberikan pengetahuan baru yang bermanfaat.

No comments:

Post a Comment

About Us

TIPS BELI TANAH

Kami adalah Situs khusus Jual Beli Tanah dan Rumah khususnya daerah Yogyakarta. Siap melayani Transaksi Jual Beli Tanah Maupun Rumah untuk kebutuhan Investasi maupun Tempat tinggal Anda.


: [email protected]




Popular

Formulir Kontak